Prabowo Semprot Direksi BUMN: Sudah Rugi Minta Tantiem, Tidak Tahu Malu!


Selasa, 13 Januari 2026 | 10:36 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa banyak direksi badan usaha milik negara (BUMN) yang tidak bekerja dengan baik, tapi malah meminta tantiem atau bonus tahunan.

Pernyataan itu disampaikannya saat peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (12/1/2026).

Presiden mengatakan, dirinya telah meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) untuk melakukan perbaikan pada perusahaan-perusahaan pelat merah.

Sebab, banyak BUMN tidak berkinerja baik.

Dia pun mengaku heran karena para direksi dari perusahaan-perusahaan yang mencatatkan kinerja rugi, justru tetap meminta diberikan tantiem.

Prabowo pun menegaskan, jika direksi BUMN tidak bersedia atau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang telah ditetapkan, maka sebaiknya mengundurkan diri.

Menurutnya ada banyak pihak yang siap mengisi posisi tersebut.

Persoalan tantiem petinggi BUMN memang sudah menjadi sorotan Prabowo sejak tahun lalu. Tantiem biasanya diberikan kepada direksi dan komisaris BUMN jika perusahaan mencatatkan laba, atau jika kinerjanya meningkat meski masih merugi.

Ketentuan tantiem itu sempat tertuang dalam Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-02/MBU/2009.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan, kebijakan tantiem itu seringkali membuat banyak perusahaan pelat merah memoles laporan keuangan (lapkeu) agar terlihat berkinerja baik.

Tindakan tersebut bahkan seringkali melibatkan komisaris BUMN, yang seharusnya mereka menjalankan fungsi pengawasan.

Upaya mempercantik laporan keuangan juga seringkali dilakukan dengan berhutang agar BUMN tersebut bisa menyetorkan dividen.

Maka dari itu perbaikan tata kelola BUMN sedang diperbaiki Danantara. Rosan menegaskan, di bawah Danantara, perusahaan pelat merah tidak bisa lagi mempercantik laporan keuangan.

Bahkan, sejumlah BUMN besar akan diperiksa kembali laporan keuangannya oleh Danantara karena terindikasi memberikan laporan tidak sesuai kondisi yang sebenarnya.

#kontantv #kontan #kontannews _________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved