KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu dengan sebuah survei yang menyatakan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang paling bahagia di dunia.
Survei tersebut dirilis Global Flourishing Study (GFS), yang diriset secara kolaboratif antara Harvard University, Baylor University, dan lembaga riset global Gallup.
Prabowo mengaku terharu atas hasi survei tersebut mengingat masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup sangat sederhana. Bahkan, banyak yang hidupnya belum sejahtera.
Namun, ketika ditanya saat survei, mereka menjawab hidupnya tetap bahagia.
Oleh karenanya, ia bertekad untuk bekerja sangat keras menyejahterakan masyarakat di masa kepemimpinannya.
Prabowo menyatakan, dirinya dibantu oleh para menteri di Kabinet Merah Putih untuk mewujudkan program kerjanya mewujudkan kesejahteraan masyarakat .
Sebagai informasi, survei ini menilai kesejahteraan manusia secara menyeluruh, bukan hanya dari aspek ekonomi.
Konsep flourishing mengacu pada kesejahteraan holistik, bukan sekadar kebahagiaan, tetapi juga keseimbangan antara aspek fisik, mental, moral, dan sosial.
Menurut Global Flourishing Study yang dipimpin oleh Harvard University, ada lima dimensi utama yang menentukan tingkat flourishing seseorang.
Yakni, meliputi kebahagiaan dan kepuasan hidup (happiness and life satisfaction); kesehatan mental dan fisik (mental and physical health); makna dan tujuan hidup (meaning and purpose); karakter dan keutamaan moral (character and virtue); serta hubungan sosial yang erat (close social relationships).
Lima dimensi ini dinilai melalui survei global tahunan untuk menilai kualitas kehidupan individu di berbagai negara.
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 200.000 responden dari 23 negara dan wilayah untuk mengukur sejauh mana masyarakat merasa hidup mereka bermakna, bahagia, sehat, dan memiliki hubungan sosial yang kuat.
Hasil studi menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi pertama dunia dengan skor flourishing rata-rata 8,47 dari 10, mengungguli Meksiko dan Filipina yang berada di posisi berikutnya. Sebaliknya, Jepang tercatat sebagai negara dengan skor terendah, yakni 5,93.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________