Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Solusi Tingkatkan Ekspor Mebel


Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:45 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia atau HIMKI, Abdul Sobur, menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah tidak bisa dijadikan ukuran utama daya saing ekspor industri mebel dan kerajinan nasional.

Menurut Sobur, meskipun rupiah yang melemah dapat memberikan keuntungan sementara bagi eksportir karena nilai dolar yang lebih tinggi, kondisi tersebut bukan fondasi yang sehat untuk membangun daya saing jangka panjang.

HIMKI menilai kekuatan industri seharusnya berasal dari produktivitas, efisiensi produksi, kualitas produk, inovasi desain, kepastian pasokan bahan baku, promosi pasar, serta dukungan pembiayaan yang kompetitif.

Sobur juga menekankan pentingnya memperluas pasar ekspor ke berbagai kawasan potensial seperti Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, India, dan negara-negara berkembang lainnya.

Menurut HIMKI, pertumbuhan industri mebel dan kerajinan sangat bergantung pada penguatan ekosistem secara menyeluruh, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

#kontan #kontantv #kontannews #Rupiah #EksporMebel #IndustriMebel #MebelIndonesia #NilaiTukarRupiah #EksporIndonesia #FurniturIndonesia #PengusahaMebel #PerdaganganInternasional #DayaSaingEkspor #EkonomiIndonesia #IndustriManufaktur #BeritaEkonomi #KabarBisnis #UpdateIndonesia #BreakingNews #FinanceNews #NewsUpdate #IndonesiaMaju #HeadlineNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved