Pada Selasa (2/10/2024), Kremlin menegaskan, Rusia tidak akan membahas penandatanganan perjanjian baru dengan Amerika Serikat. Perjanjian yang dimaksud terkait perjanjian yang membatasi senjata nuklir strategis masing-masing pihak karena perlu diperluas sehingga bisa mencakup negara-negara lain.
Sedianya, perjanjian tersebut akan berakhir pada 5 Februari 2026. Melansir Reuters, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memberikan pernyataan tersebut saat ditanya tentang nasib Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru, atau New START.