Purbaya Beri Sinyal Juda Agung jadi Calon Kuat Gantikan Posisi Thomas Djiwandono


Rabu, 28 Januari 2026 | 10:40 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa nama Juda Agung sang mantan Deputi Bank Indonesia menjadi nama kuat menggantikan posisi Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan usai melenggang ke Bank Indonesia.

Meski Purbaya tak secara gamblang menjelaskannya, namun menurutnya, dari kandidat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto ke pada dirinya, nama dan profil Juda Agung menjadi calon kuat.

Namun demikian, bendahara negera ini mengaku belum mengetahui secara pasti detail rencana tukar guling tersebut karena masih menunggu arahan resmi dan mendengarkan penjelasan lebih lanjut dari Presiden.

Menurutnya, informasi yang beredar sejauh ini kepadanya masih sebatas bocoran. Purbaya juga menyebut bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Namun yang jelas terkait waktu pelantikan, ia mendengar kemungkinan akan dilakukan pada Februari 2026, bahkan ada pula yang menyebut bisa berlangsung dalam waktu dekat.

Soal pembagian tugas wamenkeu baru, ia mengatakan belum mengetahui secara rinci. Namun, ia menegaskan akan fokus bekerja menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menghambat.

Secara khusus, untuk tugas pribadinya, Purbaya menyampaikan akan menangani langsung urusan bea cukai dan perpajakan karena sektor tersebut krusial bagi penerimaan negara tahun ini serta upaya menekan defisit anggaran.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan, pihaknya memilih Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Hal ini diputuskan dalam rapat internal Komisi XI DPR RI setelah dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada tiga kandidat Deputi Gubernur BI pada Sabtu (23/1/2026) dan Senin (26/1/2026).

Itu artinya, Thomas mengungguli dua kandidat lainnya yang berasal dari internal BI, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono serta Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Solikin M Juhro.

Dia menegaskan, keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat dan pertimbangan yang matang oleh delapan pimpinan kelompok fraksi.

Adapun dalam memilih Thomas, pihaknya mempertimbangkan Thomas sebagai figur yang dapat diterima oleh semua partai politik serta dapat menjelaskan dengan sangat baik mengenai pentingnya membangun sinergi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved